MEDIAINDO.ID – Sulut, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE, bersama Deputi IV Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Pak Jarwansyah, beserta sejumlah tokoh-tokoh penting Provinsi Sulawesi Utara melakukan kunjungan ke lokasi pengungsian bencana erupsi Gunung Ruang di Tagulandang.
Jumat (3/05/2024).
Kunjungan ini berlangsung pada Jumat (3/5/2024), dengan maksud tujuan untuk melihat langsung atas kondisi para pengungsi serta memberikan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan oleh masyarakat korban bencana erupsi Gunung Ruang di Tagulandang.
Rombongan Gubernur dan delegasi yang terdiri dari Kapolda Sulut, Irjen Pol Yudhiawan, SH, S.IK, MH, M.Si, Pangdam XIII MDK, Mayjen TNI Candra Wijaya, Danlantamal Manado Laksamana Pertama Nouldy J. Tangka, S.AP, CHRMP, Danlanudsri Marma Ramot C. P. Sinaga, SE, M.Han, Kajati Sulut Dr. A. Muhammad Taufik, SH, MH, CGCAE, serta sejumlah pejabat penting lainnya, tiba di Pelabuhan Buhias Tagulandang dengan menggunakan kapal KM. AZIMUT pada pukul 09.26 Wita sudah berada di Lokasi tersebut.
Setibanya diTagulandang, rombongan dijemput oleh PJ. Bupati Kepulauan Sitaro, Drs. Joi Eltino Oroh, Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, S.E., Dandim 1301 Sangihe, Letkol Inf Suhendro Alim Prayogo, S.Sos., M.H., serta para pejabat terkait dan Forkopimda yang ada, bersama personel Ops Kontinjensi Polres Kepulauan Sitaro.
Kunjungan dimulai dengan meninjau Pos Terpadu Penanganan Darurat Bencana Erupsi Gunung Ruang. Gubernur dan delegasi menyaksikan langsung atas kondisi rumah-rumah penduduk yang rusak akibat bencana, serta memeriksa dapur umum yang berada di dekat pos terpadu.
Mereka kemudian mengunjungi lokasi pengungsian di Gereja GMIST SILOAM Apengsala, khususnya masyarakat yang berasal dari Kampung Laingpatehi dan Pumpente. Di sana, Gubernur Olly Dondokambey memberikan arahan kepada warga masyarakat terkait relokasi untuk pengungsian ke dua lokasi yang telah ditetapkan, yaitu Desa Likupang Kabupaten Minahasa Utara dan Kampung Modisi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,”Ucap gubernur
Sulut Olly Dondoksmbey SE.
“Selain kunjungan, Gubernur Sulawesi Utara juga mendengar masukan dari masyarakat pengungsi yang berharap untik adakan pengecekan lebih lanjut mengenai relokasi di kompleks Lipotos Kampung Apengsala. Gubernur menyambut baik masukan tersebut dan menjanjikan bantuan sebesar Rp 1.000.000 per KK kepada masyarakat pengungsi yang masih berada di wilayah Tagulandang.
Kunjungan berlanjut di dapur umum untuk melihat proses pembuatan makanan untuk para pengungsi dan petugas yang melaksanakan operasi bantuan kemanusiaan.
Kemudian di Posko Tanggap Darurat, Gubernur dan delegasi mengadakan konferensi pers yang membahas atas relokasi pengungsian serta hak ganti rugi yang akan diterima oleh sejumlah masyarakat yang terdampak erupsi gunung ruang.
“Adapun Rincian kompensasi yang dijelaskan mencakup kerusakan berat sebesar Rp 60.000.000, kerusakan sedang sebesar Rp 30.000.000, dan kerusakan biasa sebesar Rp 15.000.000.
Selanjutnya, rombongan gubernur dan delegasi meninggalkan Pos Terpadu Penanganan Darurat Bencana Erupsi Gunung Ruang pada pukul 10.43 Wita. Mereka kemudian menuju ke Pelabuhan Buhias Tagulandang dan bertolak balik meninggalkan Tagulandang menggunakan Kapal KM. AZIMUT.
Kunjungan Gubernur Sulawesi Utara bersama Deputi IV Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB-RI beserta Forkopimda Provinsi Sulut ini memberikan dorongan dan dukungan bagi para pengungsi, masyarakat yang terdampak erupsi gunung ruang.
(Jhon A.Waluyan).












