Modus Kekurangan Volume Sebesar Ratusan Juta Rupiah, INAKOR BMR Laporkan Dirut RSUD Bolmut.

  • Bagikan
Modus Kekurangan Volume Sebesar Ratusan Juta Rupiah, INAKOR BMR Laporkan Dirut RSUD Bolmut.

MEDIAINDO.ID – BOLMUT, Pemerintah kabupaten bolaang mongondow utara pada tahun 2020 menyajikan realisasi belanja modal melalui sumber dana APBD pada 2 paket, pekerjaan konstruksi pembangunan peningkatan gedung IGD rumah sakit kabupaten bolaang mongondow utara, dengan nilai kontrak sebesar Rp 10.248.447.000,00 oleh penyedia PT Cahaya Abadi Lestari , dan selanjutnya Pekerjaan pembangunan gedung Isolasi dengan nilai kontrak sebesar Rp 3.900.000.000,00, penyedia PT Cahaya Abadi Lestari,

-Jumat,(29 Maret 2024).

 

Adapun kedua paket pekerjaan belanja modal tersebut bersumber dari dana Anggaran pendapatan anggaran belanja daerah (APBD).

 

 

Selanjutnya berdasarkan fakta pada tabel rekapitulasi terdapat beberapa item pekerjaan konstruksi yang menunjukan ketidak sesuaian berdasarkan perencanaan pada rencana anggaran belanja atau RAB.

Sehingga pekerjaan tersebuat menunjukan potensi terjadi kekurangan volume.Sebesar Rp.400 juta sekian pada paket pekerjaan pembangunan peningkatan IGD oleh pelaksana PT.Cahaya Abadi Lestari

 

Sedangkan pekerjaan pembangunan Gedung Isolasi RSUD terdapat kekurangan Volume, sebesar Rp.18 juta sekian oleh CV.Karya mandiri perkasa sebagai penyedia pelaksana kegiatan.

 

Menyikapi permasaalahan tersebut Kordinator LSM INAKOR Wilayah Bolaang Mongondow Raya,

Talibo DJulkifli Angkat bicara, berdasarkan data yang kami himpun melalui dokumen hasil pemeriksaan Tim Auditor BPK RI Bahwa pekerjaan konstruksi pada RSUD Kabupaten Bolaang mongondow utara, belum mencerminkan kondisi fisik pekerjaan konstruksi yang sebenarnya sehingga dapat di duga terjadi potensi kekurangan volume yang merupakan bentuk upaya modus meraup keuntungan secara korporasi . “ungkap Aktifis berdarah Bolmut Talibo.

 

 

Talibo juga menjelaskan , pada Item pekerjaan peningkatan gedung IDG diketahui terdapat Item kekurangan pada luasan pasangan keramik lantai sehingga, mempengaruhi pada timbunan urungan serta pembetonan terpasang dibawahnya , disisi lain terdapat juga kekurangan volume pada luasan keramik lantai 2 yang mempengaruhi plat lantai terpasang yang menunjukan, kesalahan aritmatik pada pekerjaan keramik dinding toilet elektrikal serta pekerjaan akhir.

Baca juga :   Diduga Carut Marut Pengelola Dana BOS SD Negri 01 Bujuk Agung Difisit Anggaran .

 

Berdasarkan fakta diatas ketidak sesuaian pada pekerjaan tersebut, INAKOR merampungkan kelengkapan Data dalam dokumen sebagai bukti tambahan berupa foto fisik bangunan dan sebagainya untuk menindaklanjuti melaporkan ke Aparat Penegak hukum.

 

Perihal dugaan terjadi unsur kelalaian oleh kuasa pengguna anggaran,(KPA) PPK, PPTK dan Penyedia yang sengaja tidak mengacu pada spesifikasi struktur desain konstrusiksi berdasarkan standar operasional prosedur yang sudah di rencanakan sebelumnya, sehingga diduga terjaid potensi kerugian negara pada kedua item pekerjaan tersebut sebesar Rp.495 juta sekian.

 

 

 

(Tim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *