MEDIARESKRIM.COM-|Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik Sarip (70), warga Cikareo, Kelurahan/Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Kamis 20 Agustus 2026 petang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Laporan kejadian kemudian diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya sekitar pukul 18.50 WIB.
Kepala Lapangan BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, mengatakan kondisi rumah mengalami kerusakan berat sehingga untuk sementara tidak dapat dihuni.
“Rumah habis terbakar dan tidak bisa dihuni. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Budi berdasarkan hasil asesmen tim BPBD, Kamis malam.
Tidak hanya bangunan rumah, seluruh perabotan yang berada di dalamnya turut terbakar.
Sarip yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas (BHL) diketahui merupakan satu-satunya penghuni rumah tersebut.
Pasca kejadian, Sarip membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, terutama sandang dan pangan.
“Untuk kebutuhan dasar korban sedang kami komunikasikan dengan pihak Dinsos Kota Tasikmalaya,” ujar Budi.
Penanganan kebakaran melibatkan petugas pemadam kebakaran, BPBD, serta sejumlah relawan.
Petugas juga melakukan pendataan kerusakan, dokumentasi, koordinasi dengan pihak kelurahan, serta berkoordinasi dengan PLN terkait instalasi listrik di lokasi.
Dalam penanganan tersebut, BPBD menurunkan Tim 1 dengan dukungan satu unit kendaraan tangki water supply.
Sementara itu, jajaran Polres Tasikmalaya Kota turut mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
“Kami didampingi PAWAS anggota Unit Inafis, Sat Reskrim, Sat Intelkam, anggota Polsek Cibeureum Polres Tasikmalaya Kota, Pemadam Kebakaran, dan BPBD Kota Tasikmalaya melakukan pengecekan serta olah TKP kebakaran rumah,” ujar Ipda Jonih.
Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat dari bagian atap rumah korban. Bangunan tersebut diketahui terdiri dari dua lantai.
“Menurut keterangan warga, api pertama kali terlihat di atap rumah korban. Rumah tersebut terdiri dari dua lantai. Lantai dua terbuat dari papan kayu yang dilapisi GRC, sedangkan lantainya juga terbuat dari papan sehingga mudah terbakar,” jelasnya.
Hingga Kamis malam, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kami masih melakukan penyelidikan,” pungkas Ipda Jonih.












