MEDIAINDO.ID-| Kemitraan antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Tasikmalaya. Hal itu mengemuka dalam silaturahmi Polres Tasikmalaya bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Tasikmalaya, Jumat 21 Agustus 2026.
Pertemuan yang berlangsung di ruang PPKO Polres Tasikmalaya tersebut dihadiri langsung Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi. Sejumlah pejabat utama turut hadir, di antaranya Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam dan Kasi Humas.
Dalam pertemuan itu, Ade menilai media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja kepolisian sekaligus membantu masyarakat memahami berbagai persoalan kamtibmas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang selama ini menjalin komunikasi dan kerja sama dengan jajaran Polres Tasikmalaya.
“Media memiliki peran yang sangat penting bagi kepolisian. Apa yang kami kerjakan tentu perlu diketahui masyarakat, dan media menjadi salah satu jembatan utama untuk menyampaikan informasi tersebut,” kata Ade.
Menurutnya, hubungan antara kepolisian dan media tidak semata-mata berkaitan dengan publikasi kegiatan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk bertukar informasi, menyampaikan kritik serta memberikan masukan terhadap pelayanan kepolisian.
Karena itu, Ade menegaskan pihaknya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi insan pers. Ia berharap hubungan yang sudah terjalin dapat semakin erat dan tidak hanya berlangsung dalam forum-forum resmi.
“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan yang sifatnya membangun. Kalau komunikasinya baik, tentu banyak hal yang bisa kita selesaikan bersama. Silaturahmi juga tidak harus selalu formal, bisa sambil ngopi, olahraga, atau kegiatan lainnya,” ujarnya.
Ade berharap komunikasi yang lebih intensif dapat membantu mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat, terutama ketika muncul persoalan yang berkaitan dengan keamanan, hukum maupun ketertiban di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Polres Tasikmalaya, Deden Rahadian, mengapresiasi langkah Kapolres Tasikmalaya yang membuka ruang komunikasi langsung dengan para jurnalis.
Menurut Deden, hubungan yang sehat antara kepolisian dan media diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami mengapresiasi keterbukaan Pak Kapolres beserta seluruh jajaran. Kemitraan seperti ini penting karena kami juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga kondusivitas melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang,” tutur Deden.
Ia menambahkan, wartawan di lapangan membutuhkan akses informasi yang memadai, terutama ketika menjalankan tugas jurnalistik terkait persoalan hukum dan keamanan.
“Kami berharap komunikasi dan akses informasi bagi teman-teman wartawan terus ditingkatkan. Dengan begitu, informasi yang diterima masyarakat bisa lebih cepat, tepat dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran,” katanya.
Deden menegaskan Pokja Wartawan Polres Tasikmalaya berkomitmen menjaga profesionalisme jurnalistik sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif melalui pemberitaan yang mengedepankan fakta dan kepentingan publik.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat komunikasi dua arah antara kepolisian dan media, sehingga kerja sama yang telah terbangun dapat terus berkembang dalam menghadapi berbagai dinamika di Kabupaten Tasikmalaya.












