Tasik Pelak Buka Jalan KPM PKH Menuju Kemandirian Ekonomi

  • Bagikan

 

MEDIAINDO.ID-|Senin, 31 Agustus 2026. Setiap keluarga tentu ingin memiliki kehidupan yang lebih baik dan mampu mandiri. Semangat tersebut terus didorong Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui Pelatihan Kewirausahaan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang siap graduasi melalui program Tasik Pelak. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Sosial Kota Tasikmalaya di Aula Bapelitbangda.

Pelatihan ini menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan potensi, membangun usaha, dan memiliki sumber penghasilan yang lebih mandiri. Peserta merupakan KPM PKH desil 1 dan 2 yang masih membutuhkan pendampingan untuk meningkatkan kondisi ekonomi dan diharapkan dapat naik ke desil yang lebih tinggi hingga keluar dari status miskin.

Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Rahman, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa tumbuhnya wirausaha menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat. Ia mengajak peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta membangun mental kuat dalam berwirausaha agar ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal menuju kemandirian.

Sementara itu Plt. Asisten Daerah 1 Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., menegaskan pemerintah hadir mendampingi masyarakat dalam proses menuju kehidupan yang lebih baik. Ia juga menyampaikan bahwa Peserta PKH dan penerima bantuan sosial diharapkan dapat naik desil dan pada akhirnya keluar dari status miskin. Ketika terjadi perubahan status, pemerintah tetap akan memberikan pendampingan.

Ia mengajak peserta memanfaatkan pelatihan sebaik-baiknya dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha produktif.

Di tengah angka kemiskinan Kota Tasikmalaya yang mencapai 10,44 persen atau sekitar 75 ribu jiwa, pemberdayaan menjadi langkah penting. Melalui Tasik Pelak, pemerintah berharap keluarga penerima manfaat dapat tumbuh, berkembang, dan perlahan membangun kemandirian ekonomi.

Baca juga :   Oknum Wartawan, Diduga Membuat Proposal Palsu Dan Mencatut Pokja Jurnalis Polda Jabar

Lebih dari sekadar pelatihan, Tasik Pelak diharapkan menjadi awal perjalanan baru: dari menerima bantuan menjadi mampu menghasilkan, dan dari membutuhkan pendampingan menjadi semakin mandiri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *