MEDIAINDO.ID-| Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) Desa Mekarlaksana, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya siap beroperasi. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi (verval) Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, kesiapan Kopdes tersebut telah mencapai sekitar 99 persen.
Tim verval Kabupaten Tasikmalaya turun langsung mengecek kesiapan Kopdes Mekarlaksana, Selasa (29/9/2026). Pemeriksaan meliputi bangunan gerai, kendaraan operasional, serta berbagai perlengkapan yang menjadi penunjang kegiatan Kopdes.
Dari hasil pemeriksaan, sebagian besar sarana dan prasarana telah tersedia. Fasilitas yang masih ditunggu yakni kendaraan motor bak yang saat ini masih dalam proses pengadaan atau pengiriman.
“Secara keseluruhan kesiapan Kopdes di wilayahnya sudah mencapai sekitar 99 persen,” ujar Kepala Desa Mekarlaksana, Cecep Saepul Alif Rabu (30/9/2026)
Cecep menjelaskan, Kopdes Mekarlaksana disiapkan dengan sejumlah unit layanan, di antaranya klinik desa, apotek desa, pergudangan dan gerai. Keberadaan unit-unit tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Selain menyiapkan sarana fisik, pemerintah desa juga tengah menyusun pola kerja sama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Kopdes. Kerja sama tersebut diarahkan untuk menghubungkan kegiatan ekonomi yang sudah berjalan di desa dengan usaha Kopdes. “BUMDes dari hasil ketahanan pangan akan bekerja sama dengan Kopdes,” katanya.
Menurut Cecep, sinergi tersebut menjadi bagian penting agar Kopdes tidak hanya berfungsi sebagai gerai pelayanan, tetapi juga dapat menjadi wadah pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Hasil program ketahanan pangan desa nantinya dapat disinergikan dengan kegiatan usaha Kopdes.
Dengan tingkat kesiapan yang telah mencapai 99 persen, pekerjaan Kopdes Mekarlaksana kini berfokus pada pemenuhan fasilitas yang belum tersedia dan memastikan seluruh unit layanan siap digunakan.
“Salah satunya adalah motor bak yang masih dalam proses pengadaan atau pengiriman,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Culamega, Carmono, SIP, mengatakan verval dilakukan untuk memastikan kondisi Kopdes Mekarlaksana secara rinci sebelum memasuki tahap operasional.
“Tim tidak hanya mengecek keberadaan sarana dan prasarana, tetapi juga memetakan kekurangan, kelengkapan yang sudah tersedia, serta tingkat kesiapan Kopdes sebelum memasuki tahap operasional,” katanya.
Menurut Carmono, hasil verval menjadi dasar untuk menindaklanjuti berbagai kekurangan yang masih ditemukan. Pemeriksaan juga memberikan gambaran mengenai kesiapan Kopdes secara keseluruhan, termasuk kesesuaian sarana dengan kebutuhan operasional.
“Dengan begitu fasilitas yang telah tersedia dapat dipastikan sesuai kebutuhan dan berfungsi sebagaimana mestinya,” pungkasnya.












