Ketua PMII Fisip Unsil Mengecam keras Maraknya Kriminalitas di Tasikmalaya

  • Bagikan

 

MEDIAINDO.ID-|Ketua rayon PMII FISIP UNSIL, Muh Lutfhi Abd Hakim menyoroti bagaimana persoalan keamanan dan juga ketertiban di kota tasikmalaya yang hari ini harus menjadi perhatian yang serius. Kejadian pada malam minggu kemarin sangat menunjukan bahwa rasa aman Masyarakat kota tasikmalaya masih menghadapi persoalan yang tidak boleh dianggap sepele. Ketika pemerintahan kota Tasikmalaya menggadangkan tujuh program prioritas yang salah satunya adalah Tasik Nyaman, Masyarakat justru masih dihadapkan dengan peristiwa kekerasan, dan juga gangguan keamanan di ruang publik.

Kejadian di Cilembang, termasuk penyerangan yang juga mengguankan benda keras dan juga botol minuman keras, menjadi alarm yang begitu nyaring bagi apparat penegak hukum dan juga pemerintah kota tasikmalaya. Terlebih lagi terdapat korban yang mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif, maka persoalan ini jangan hanya sampau pada penanganan setelah kejadian. Kemudian ini menjadi pertanyaan yang serius untuk pemerintahan kota tasikmalaya dan juga aparat penegak hukum, sudah sejauh manakah system pencegahan sudah berjalan sebelum banyak korban yang berjatuhan.

Bahkan lebih jauh lagi kalua dilihat dari segi aturan, perda kota tasikmalaya nomor 7 tahun 2025 telah memberikan kerangka tentang penyelenggaraan ketertiban umum, ketentraman Masyarakat dan juga perlindungan masyarakat. Didalam perda tersebut juga mengatur mengenai pencegahan gangguan ketertiban, koordinasi, peran masyarakat, pembinaan, pelaporan hingga penyidikan. Maka dari itu kami mempertanyakan implementasi dari aturan tersebut apakah sudah benar-benar dijalankan, karena sampai hari ini fakta dilapangan masyarakat masih merasa tidak nyaman dan aman. Maka pemerintah kota tasikmalaya tidak hanya cukup dalam membuat aturannya saja, tetapi kemudian harus benar-benar memastikan aturan itu benar-benar dijalanjan dan memberikan keberdampakan nyata terhadap masyarakat.

Baca juga :   Tasyakur Hut Gerindra Ke-18 Sangat GebyarbDan Hikmat

Disisi lain juga, porles kota tasikmalaya harus kemudian menunjukan tanggungjawabnya dalam menjaga keamanan dan juga ketertiban serta kemudian juga harus memastikan setiap tindak criminal itu di tangani secara professional, transparan dan juga tegas, kami tidak ingin masyarakat hanya melihat aparat hadir setelah kejadian, tetapi kehadiran aparat harus terasa sebelum masyarakat menjadi korban

Kami mendesak Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Polres Kota Tasikmalaya untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem dan pola pengamanan, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan gangguan keamanan. Upaya pencegahan dan intensitas patroli perlu ditingkatkan guna memastikan keamanan serta rasa aman bagi masyarakat. Selain itu, kami meminta agar proses penegakan hukum terhadap para pelaku dilakukan secara transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kami mengecam dengan tegas setiap bentuk kekerasan dan tindak kriminal yang dapat mengancam keselamatan serta ketenteraman warga Kota Tasikmalaya. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus menyampaikan informasi secara terbuka kepada publik terkait langkah-langkah yang telah dilakukan, sekaligus menjelaskan tindakan konkret yang akan ditempuh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Jangan sampai masyarakat merasa kehilangan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dan juga kepaada pemerintah kota tasikmalaya, karena terjadi banyaknya korban berjatuhan akibat dari kelalaian aparat penegak hukum. Tasik nyaman harus dibuktikan melalui rasa aman yang benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar menjadi slogan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *