MEDIAINDO.ID-|Satuan Lalulintas Polres Tasikmalaya Kota akhirnya turun tangan terkait ramai dugaan layanan makan sambil keliling kota dengan mobil bak terbuka, yang dilakukan oleh sebuah rumah makan.
Video kegiatan itu menyebar luas dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat.
Polisi memberi imbauan agar kegiatan itu tak diulangi kembali, karena melanggar aturan dan berpotensi membahayakan keselamatan.
“Benar kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa beredar video di medsos perihal makan berkeliling kota menggunakan kendaraan terbuka. Atas dasar hal tersebut, kami segera mencari penyelenggara daripada kegiatan ini, dan Alhamdulillah kami dapati salah satu rumah makan yang menggelar kegiatan tersebut,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Dian Fardiansyah, Selasa (1/9/2026).
Dian menjelaskan berdasarkan hasil klarifikasi kepada rumah makan tersebut, diketahui jika kegiatan makan di mobil bak terbuka itu merupakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI. Namun itu dilakukan sendiri, artinya tidak tergabung dalam konvoi atau kegiatan karnaval.
Menurut Dian, pihak rumah makan juga mengatakan jika makan di mobil bak terbuka sambil keliling kota itu, bukan bagian dari layanan konsumen.
“Penyelenggara juga menyatakan ini bukan salah satu fasilitas layanan rumah makan tersebut, dan bukan kegiatan rutin, hanya kegiatan insidentil dalam rangka HUT ke-81 RI,” kata Dian.
Polisi selanjutnya memberikan edukasi kepada pihak rumah makan untuk tidak mengulangi kegiatan tersebut.
“Untuk sementara yang kami lakukan adalah upaya imbauan secara persuasif. Namun, apabila terulang kembali, kami akan lakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku,” kata Dian.
Selain itu Dian juga menjelaskan kegiatan makan di mobil bak terbuka itu dilakukan pada Minggu (23/8/2026) lalu.
“Ada pun rutenya start dari Warung Nasi Alun-Alun Jalan Otista – Jalan HZ Mustofa – Jalan Tentara Pelajar dan kembali ke Jalan Otista lalu Warung Nasi Alun Alun,” kata Dian.
Selain melibatkan pihak pengelola rumah makan, kegiatan yang juga bertujuan untuk promosi ini melibatkan juga beberapa orang model dan influencer Tasikmalaya.
“Terlepas dari kejadian ini, kami tak bosan mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap mentaati peraturan lalu lintas,” kata Dian.












