KPAID dan Polisi Turun Tangan Terkait Viralnya, Video Asusila Pelajar SMA di Tasikmalaya dengan Durasi Satu Menit

  • Bagikan

 

 

MEDIAINDO.ID-|Jagat media sosial di Kabupaten Tasikmalaya digegerkan oleh beredarnya video asusila yang melibatkan seorang pelajar kelas XI SMA. Video berdurasi lebih dari satu menit tersebut menyebar luas melalui platform pesan instan WhatsApp dalam beberapa hari terakhir.

Korban yang masih berusia 17 tahun diduga menjadi korban perbuatan tidak senonoh oleh mantan kekasihnya yang telah berusia 20 tahun. Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya.

KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengonfirmasi perihal beredarnya rekaman terlarang tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan pendalaman intensif untuk mendampingi korban.

“Kami mendapati video yang diduga berkaitan dengan kasus tindak asusila terhadap anak di bawah umur. Kasus ini sudah beredar di grup-grup WhatsApp dan kami terus melakukan pendalaman,” ungkapnya Kamis (27/8/2026).

Ato mengatakan KPAID langsung berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya setelah video yang melibatkan pelajar tersebut beredar luas. Polisi telah menerima laporan dan kini menyelidiki dugaan tindak pidana serta pihak yang merekam dan menyebarkannya.

“Kami memohon kepada masyarakat yang masih menyimpan atau menerima video tersebut agar segera menghapusnya dan tidak meneruskannya kembali. Jangan sampai korban kembali menderita akibat dampak penyebaran konten ini,” tegas Ato.

Ato menambahkan, tindakan tegas akan diambil terhadap siapa saja yang terbukti sengaja menyebarluaskan konten asusila tersebut di media sosial maupun jaringan pribadi.

Polres Tasikmalaya masih mengusut kasus tersebut dengan mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, dan melacak asal penyebaran video. Masyarakat diimbau tidak mengunduh atau menyebarkan ulang video demi melindungi korban yang masih di bawah umur.

Baca juga :   Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Pemda, Ormas, dan Mahasiswa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *