MEDIAINDO.ID-| Niat menyelamatkan teman yang terseret arus Sungai Citanduy justru berujung petaka bagi Muhammad Salman Rajib Sidik (16). Remaja asal Kampung Cibodas RT 02 RW 02, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, itu ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai tersebut, Minggu (27/9/2026).
Peristiwa tragis itu bermula ketika Salman bersama tiga rekannya datang ke kawasan Sungai Citanduy untuk berenang. Mereka tiba sekitar pukul 13.00 WIB dan kemudian melakukan aktivitas di aliran sungai.
Sekitar pukul 14.30 WIB, situasi mendadak berubah ketika salah seorang rekannya, Muhammad Azid Pangestu, mengalami kesulitan di tengah sungai. Azid mulai tenggelam terseret arus Sungai Citanduy, sehingga membuat teman-temannya berupaya memberikan pertolongan.
“Melihat situasi darurat tersebut, Salman tanpa ragu mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, Minggu (27/9/2026).
Teman lainnya hasil menyelamatkan Azid dengan memanfaatkan sebatang kayu. Namun nahas, Salman yang berada di posisi rentan justru terseret arus deras Sungai Citanduy dan menghilang dari pandangan.
Proses pencarian dan evakuasi korban berlangsung dramatis, lantaran medan di lapangan tergolong berat. Tim SAR gabungan harus berjalan kaki sejauh 520 meter dari titik parkir menuju lokasi kejadian, dengan melintasi jalur yang curam dan licin.
“Upaya pencarian intensif tersebut akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan pada pukul 17.40 WIB. Saat ditemukan, remaja dengan tinggi sekitar 160 cm tersebut hanya memakai celana pendek berwarna cerah,” tuturnya.
Baca Juga: Asyik Berenang Bersama Teman, Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Citanduy Kota Banjar
Usai dievakuasi dari Sungai Citanduy, jenazah Salman langsung dilarikan ke RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sekitar pukul 17.55 WIB untuk penanganan medis. Kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.












