Benda Diduga Bom Rakitan Ternyata Kosongan, Tak Ada Bahan Peledak

  • Bagikan

MEDIAINDO.ID-| Benda mencurigakan yang menyerupai bom rakitan di bekas Gedung Aci Ensun, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, dipastikan tidak mengandung bahan peledak maupun inisiator.

Kepastian itu diperoleh setelah Tim Gegana Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Barat memeriksa benda tersebut pada Kamis (10/9/2026) malam. Pemeriksaan dilakukan menggunakan perangkat X-ray setelah petugas menerima laporan adanya benda mencurigakan di lokasi.

Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat Kompol Iyus Ali Yusup mengatakan, timnya datang setelah menerima perintah dari Kapolda Jawa Barat melalui Dansat Brimob untuk menangani temuan tersebut. Setibanya di lokasi, petugas langsung memeriksa benda mencurigakan menggunakan X-ray.

“Hasil X-ray itu kami temukan bahwa benda tersebut memang mengandung unsur rangkaian bom. Tapi tidak ada bahan peledak maupun inisiator,” ujar Iyus kepada wartawan di lokasi.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan detonator maupun bahan peledak. Namun, benda itu memiliki sejumlah komponen yang lazim terdapat dalam rangkaian elektronik, seperti baterai, kabel, switch dan komponen lainnya.

“Jadi, tidak ada detonator, tidak ada bahan. Cuman untuk baterai kemudian kabel dan lain sebagainya itu ada di situ,” katanya.

Secara fisik, benda tersebut terdiri dari sejumlah komponen yang membuatnya menyerupai bom rakitan. Di dalamnya juga terdapat tiga tabung yang menjadi bagian dari rangkaian. Meski demikian, komponen utama yang membuat benda dapat menjadi bom aktif, yakni bahan peledak dan inisiator, tidak ditemukan.

Tim Gegana tetap melakukan tindakan pengamanan untuk menghindari risiko. Setelah berkoordinasi dengan Kapolres Tasikmalaya Kota, petugas memutuskan melakukan disrupter terhadap benda tersebut.

Disrupter merupakan tindakan untuk mencerai-beraikan atau merusak rangkaian benda mencurigakan menggunakan perangkat khusus sebagai bagian dari prosedur pengamanan.

Baca juga :   Camat Karangnunggal Resmi Buka Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang SMP/MTS Sederajat Kwartir karangnunggal

“Itu namanya disrupter. Itu mencerai-beraikan rangkaian itu. Supaya kita enggak mau ambil risiko,” jelas Iyus.

Tindakan tersebut menimbulkan suara cukup keras di sekitar lokasi. Namun, suara itu bukan berasal dari ledakan bom, melainkan dari perangkat disrupter yang digunakan petugas untuk mengamankan dan mencerai-beraikan rangkaian benda mencurigakan.

Iyus kembali menjelaskan bahwa benda tersebut memiliki sejumlah komponen yang secara sekilas menyerupai bom rakitan. Selain tiga tabung, terdapat baterai, kabel, switch dan sejumlah rangkaian lainnya.

“Cuman tidak ada bahan peledak sama detonator saja. Lain-lainnya sudah ada di situ,” ujarnya.

Meski Tim Gegana telah memastikan tidak terdapat bahan peledak maupun inisiator, pihaknya belum menyimpulkan tujuan pembuatan benda tersebut. Menurut Iyus, penentuan asal-usul dan maksud keberadaan benda tersebut merupakan kewenangan penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

“Nanti itu akan dilaksanakan penyidikan dan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya. Kalau kami hanya tugas kami hanya mengamankan saja,” katanya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *