Dituduh Acungkan Jari Tengah ke Mahasiswa, Sejumlah Anggota Polres Tasikmalaya Kota Diperiksa Propam

  • Bagikan

 

MEDIAINDO.ID-| Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oknum anggotanya. Sejumlah personel dari Satuan Samapta, kini harus berurusan dengan pemeriksa internal. Hal itu usai mereka diduga mengacungkan jari tengah ke arah massa, saat pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di Mapolres Tasikmalaya Kota, pada Selasa (8/9/2026).

​Insiden tersebut memicu sorotan tajam, lantaran terjadi di tengah tensi demonstrasi gabungan mahasiswa dan pelajar yang terdiri dari PMII, IPNU, dan KAMMI Kota Tasikmalaya. Suasana yang semula berjalan riuh mendadak kian memanas. Hal ini terjadi setelah peserta aksi menangkap adanya gestur tidak pantas dari oknum petugas di lapangan.

​Kasi Propam Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Yudi, membenarkan adanya langkah tegas penegakan disiplin tersebut. Pihaknya tidak tinggal diam dan langsung mengumpulkan para saksi untuk menggali keterangan secara mendalam.

​“Kami sudah memanggil beberapa personel untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu, kami juga mengumpulkan barang bukti berupa rekaman CCTV di lokasi kejadian, guna memastikan kebenaran adanya dugaan tersebut,” tegas Iptu Yudi saat memberikan keterangan resmi, Jumat (11/9/2026).

​Langkah pengusutan ini, menurut Yudi, menjadi bukti komitmen korps bhayangkara dalam menjaga transparansi dan profesionalisme di mata masyarakat. Pihaknya berjanji, akan mengusut tuntas kasus oknum anggota polisi yang dituduh acungkan jari tengah ke mahasiswa tersebut. Seluruh proses akan dilakukan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

​“Kami berkomitmen menindaklanjuti hal ini demi menjaga kepercayaan publik. Pengawasan internal akan terus kami optimalkan. Tujuannya agar anggota Polri di lapangan tetap menjaga sikap, perilaku, dan etika dalam bertugas menjaga kamtibmas,” lanjutnya.

​Manajemen Polres Tasikmalaya Kota menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi mendalam. Hal itu agar integritas dan profesionalisme personel di lapangan tetap terjaga, khususnya saat berhadapan dengan penyampaian pendapat di muka umum.

Baca juga :   BMKG : Gempa Tektonik M6,5 Di Samudra Hindia Selatan Jawa Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

​Hingga saat ini, proses investigasi internal anggota Polres Tasikmalaya Kota yang dituduh acungkan jari tengah ke mahasiswa masih terus bergulir untuk menguji validitas bukti-bukti yang ada. ​”Saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung. Hasilnya akan disampaikan setelah seluruh rangkaian klarifikasi dan analisis bukti selesai dilakukan,” pungkas Iptu Yudi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *